TANGERANG — Ada yang berbeda dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 6 Tangerang. Untuk mengenalkan aturan tata tertib seragam sekolah kepada peserta didik baru, pihak panitia menyajikan kegiatan peragaan busana (fashion show) edukatif yang menampilkan perbandingan cara berpakaian rapi sesuai aturan dan contoh yang tidak rapi.
Melalui peragaan busana ini, pengurus OSIS memperagakan secara langsung standar penggunaan seluruh jenis seragam sekolah beserta kelengkapan atributnya, meliputi:
- Seragam OSIS (Putih-Abu): Menampilkan kerapian pemakaian kemeja, celana/rok, sabuk sekolah, kaos kaki putih, sepatu hitam, serta kelengkapan dasi dan lokasi badge sekolah.
- Seragam Pramuka: Mengedukasi penggunaan atribut lengkap pramuka mulai dari kacu/hasduk, ring, kemeja, hingga kelengkapan kesiswaan lainnya.
- Seragam Batik SMAN 6 Tangerang: Memperagakan padu padan seragam batik khas sekolah sesuai standar hari penggunaannya.
- Baju Koko / Busana Muslim (Hari Jumat): Menampilkan pakaian bernuansa keagamaan yang sopan dan rapi untuk mendukung kegiatan keagamaan di sekolah.
- Seragam Olahraga: Memperagakan pakaian olahraga resmi sekolah yang digunakan khusus saat jam pelajaran Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.
- Jas Almamater: Menunjukkan penggunaan jas almamater kebanggaan SMA Negeri 6 Tangerang untuk agenda resmi sekolah atau kegiatan luar ruangan.
Dalam sesi tersebut, para peraga busana sengaja menampilkan dua versi tampilan: versi “Rapi & Sesuai Aturan” dan versi “Tidak Rapi” (seperti baju tidak dimasukkan, atribut tidak lengkap, atau celana/rok yang diubah tidak sesuai ketentuan).
Metode visual yang interaktif ini terbukti efektif menarik perhatian siswa baru. Selain memberikan pemahaman visual yang jelas mengenai kelengkapan atribut seragam, kegiatan ini juga menanamkan kedisiplinan sejak dini dengan cara yang menyenangkan tanpa kesan menggurui.












